LUX Short Movies

Beberapa saat yang lalu di shout box blog ini ada komentar La tentang Luna Maya ...
Ga akan bahas apa yang terjadi, tapi jadi ingat soal Film pendek LUX.

Sebenarnya udah banyak banget yang bahas LUX Short Movies. Tapi rasanya pengen juga ikut ngebahas film pendek ini. Ada 4 film pendek, dan di masing2 film ada 1 bintang LUX yang berakting di film tersebut. Jadi ga sekedar cantik, para bintang LUX juga diwajibkan berakting untuk mempromosikan kampanye LUX "Beauty Gives You Superpower".

Tamara Bleszynski (Big Day)
Film kocak tentang bagaimana pernikahan yang telah disiapkan dengan sangat sempurna, harus kacau karena masalah kecil. Meskipun kelihatannya sepele, tapi menjadi besar karena tepat di hari pernikahan. Tapi karena pernikahan adalah sesuatu yang sangat diimpikan, maka wanita dengan segala kecantikan memiliki kekuatan untuk meraihnya.

Dian Sastrowardoyo (Bukan Kesempatan yang Terlewat)
Film romantis tentang seorang wanita dan seorang pria yang dipertemukan di stasiun dan dalam kereta. Witing tresno jalaran seko kulino... Hingga suatu saat mereka berjanji bertemu di coffee shop stasiun. Tapi sekian lama si pria tidak datang juga. Apakah kesempatan sudah lewat ? Ternyata tidak, karena dengan kecantikan ... kesempatan itu selalu ada.

Mariana Renata (The Matchmaker)
Film unik tentang mak comblang. Seorang wanita cantik yang gemar membaca dan internetan secara ga sengaja dipertemukan dengan pria tampan. Singkat cerita mereka akhirnya berteman dan hubungan semakin bertambah serius dan mesra. Si pria memberikan sebuah hadiah spesial untuk wanita. Si wanita juga menjanjikan memberi hadiah spesial di lain waktu. Akhirnya hari yang dijanjikan untuk memberi hadiah tiba dan hadiah yang diberikan di luar dugaan. Wanita dengan kecantikannya diharapkan mampu membagikan kebahagiaan kepada siapapun.

Luna Maya (Maya Raya Daya)
Bercerita tentang perlakuan tidak manusiawi kepada perempuan di tiga zaman. Zaman penjajahan, zaman proklamasi dan zaman sekarang. Wanita selalu menjadi pihak yang diharuskan lemah dan diharuskan diam tak bicara. Semangat feminisme kental di film ini. Namun intinya seorang wanita harus memiliki kemampuan untuk tetap berdiri tegak dan berani membela haknya.

4 komentar:

there9 mengatakan...

waah...gw mau nontonnya...kapan tayang yah?...udah makin bagus ajah.. hehe...

LUX fanatic mengatakan...

Sayang kamu ketinggalan.
LUX short movie sudah tayang tahun 2006 waktu kampanye "Beauty Gives Superpower".

nay mengatakan...

wahahahahah... jadi inget iPod pertama yang saya dapet gara2 ikutan kuis shortmovie lux ini.. :D, but, saya suka pilem2nya, bagus :)

LUX fanatic mengatakan...

Wah.. selamat ya Nay sudah dapet iPod dari LUX. Kapan ya saya dapat 'bingkisan" dari LUX...?