Ketika Barang Koleksi Dianggap Sampah

"Ya ampun, terus2an beli sampah... Beli sesuatu yang lebih berguna dong..."

LUX luar negeri dan LUX 2014
Sabun LUX padat dan cair

Begitulah kira-kira yang sering dilontarkan orang-orang yang dekat dengan LUXfanatic. Memang bagi sebagian besar orang, mengumpulkan sabun LUX beserta pernak perniknya, adalah sesuatu yang tidak penting bahkan sering menjadi cemoohan. Banyak yang tidak habis pikir, bagaimana mungkin seseorang rela berburu ke pasar-pasar loak, toko-toko barang antik hanya untuk mendapatkan benda-benda bersejarah yang berhubungan dengan LUX, entah iklan2  majalah, iklan enamel, hingga merchandise LUX yang terkadang dijual dengan harga yang tidak masuk akal.

Pernak pernik LUX lawas
Entahlah, begitu mendapatkan satu benda koleksi, ada perasaan bahagia yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, dan mungkin tidak bisa dipahami orang lain. Namun itulah satu-satunya kepuasan batin sebagai seorang LUXfanatic. Seakan-akan membawa kembali sampah yang tidak ternilai, menjadi sesuatu yang bernilai tinggi, khususnya bagi LUXfanatic. Perjuangan tidak selesai ketika pada akhirnya benda koleksi sudah sampai di tangan, namun berlanjut dengan penelusuran kapan dan dalam rangka apa benda koleksi itu diluncurkan oleh LUX. Kepuasan batin makin lengkap ketika LUXfanatic bisa membagikannya dan mendapat respon dari teman-teman pecinta LUX.

Enamel LUX yang berkarat menjadi koleksi favorit LUXfanatic, semoga tidak makin hancur termakan karat
Ada kalanya LUXfanatic merasa sedih, ketika koleksi yang didapat menjadi rusak, pecah, sobek, berjamur atau berkarat karena faktor usia. Namun ternyata tetap ada keasyikan tersendiri ketika memperbaiki kerusakan-kerusakan yang timbul atau mengkilaukan kembali koleksi yang mulai kusam dan berdebu. Ah... Asyiknya menjadi LUXfanatic.

3 komentar:

Vicky Laurentina mengatakan...

Wuih..MazEka, rajin banget ngumpulin koleksinya.
Ngumpulin ginian tujuan akhirnya apa ya? Bikin museum? Atau mau dijual ke Unilever? Mosok cuman jadi fanatisme doang sih?

mazEKA mengatakan...

Pertanyaan bagus Bu... Tujuan akhirnya apa ya? Ga tau, ada kepuasan sendiri ketika bisa ngumpulin LUX. Tujuan akhir dipikirin nanti saja.

Rahmat Anugerah mengatakan...

Salut... kalau saya suka dg barang2 jadul kaya iklan